Telah Terbit PMK No. 112/PMK.03/2022 tentang NPWP bagi Orang Pribadi, WP Badan dan WP Instansi Pemerintah,
Beberapa hal yang perlu dicermati:
1. Per 14 Juli 2022, NIK 16 Digit digunakan sebagai NPWP bagi WPOP Penduduk
2. Bagi WPOP bukan penduduk, WP Badan dan WP Instansi Pemerintah yang sudah memiliki NPWP 15 Digit, menggunakan NPWP 16 Digit dengan menambahkan angka 0 (nol) di depan NPWP 15 Digit.
3. Bagi Cabang yang sudah punya NPWP Cabang, DJP memberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU)
4. NPWP lama (15 digit) masih dapat dipakai sampai 31 Des 2023
5. Akan ada pemadanan data dan permintaan klarifikasi dari DJP terkait data wajib pajak (data email, HP, alamat, KLU dan/atau Unit Keluarga). Penyampaian permintaan klarifikasi dilakukan secara online (via web, HP, Email dan saluran lain).
6. Per 1 Jan 2024, seluruh WP menggunakan NIK atau NPWP 16 Digit, utk WP Cabang menggunakan NITKU, dan pihak lain yang menyelenggarakan layanan administrasi yang mencantumkan NPWP harus menggunakan NIK atau NPWP 16 Digit dalam layanan yang dimaksud.
7. Peraturan ini berlaku mulai tanggal 8 Juli 2022RESUME PMK-112/PMK.03/2022
1. Perubahan format NPWP:
- Untuk NPWP OP > menggunakan NIK
- Untuk NPWP selain OP > menjadi 16 digit angka
- Untuk NPWP Cabang > menggunakan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha
2. Penggunaan NPWP dengan format baru sudah dimulai sejak 14 Juli 2022 dengan penjelasan sbb:
- s.d. 31 Desember 2023 baru beberapa layanan administrasi yang sudah mengakomodasi NPWP dengan format baru, selebihnya masih bisa menggunakan NPWP format lama
- per 1 Januari 2024 seluruh layanan administrasi perpajakan dan layanan lain yang membutuhkan NPWP, sudah menggunakan NPWP dengan format baru
3. Pendaftaran NPWP bagi WP baru (baik berdasarkan permohonan maupun secara jabatan):
- Untuk WP OP > dilakukan aktivasi NIK sebagai NPWP, dan tetap diberikan NPWP dengan format 15 digit (hanya s.d. 31 Desember 2023)
- Untuk WP selain OP > diberikan NPWP dengan format 16 digit
- Untuk WP Cabang > diberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha, dan tetap diberikan NPWP dengan format 15 digit (hanya s.d. 31 Desember 2023)
4. Ketentuan NPWP untuk WP OP lama:
- NIK dapat berfungsi sebagai NPWP dengan format baru.
- NIK dapat berstatus “data valid” (sudah bisa berfungsi sebagai NPWP) dan “data belum valid” (belum bisa berfungsi sebagai NPWP), sesuai hasil pemadanan dengan data kependudukan
- NIK dengan status “belum valid” dilakukan permintaan klarifikasi oleh DJP (melalui DJP online, email, kring pajak dan/atau saluran lain)
5. Ketentuan NPWP untuk WP lama selain OP > Menambahkan angka 0 di depan NPWP lama
6. Ketentuan NPWP untuk WP cabang lama > diberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha secara jabatan (melalui DJP online, email, kring pajak dan/atau saluran lain)
7. Seluruh NPWP dengan format lama (15 digit) masih bisa digunakan sampai dengan 31 Desember 2023.
Bagi yang membutuhkan freelance jasa administrasi akuntansi & administrasi pajak bisa hub contact 085710795338




